Sejatinya logam dan besi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun masih banyak yang bingung dalam mengenali Perbedaan Logam dan Besi.

Adanya perbedaan antara logam dan besi ini sangat penting untuk diketahui, terutama dalam beberapa hal seperti komposisi kimia, sifat-sifat fisik, dan juga penggunaannya.

Definisi Logam dan Besi

Definisi Logam dan Besi

Pengertian logam ialah unsur kimia tunggal yang dapat ditemukan dalam tabel periodik dan mempunyai sifat fisik serta kimia seperti konduktivitas listrik ataupun termal yang tinggi.

Untuk contoh jenis logam diantaranya ada tembaga, perak, emas, aluminum, besi, dan baja.

Besi mempunyai unsur kimia dengan simbol Fe dan nomor atom 26 dalam tabel periodik. Kemudian besi pun menjadi bahan logam yang paling banyak dipakai di dunia dan mempunyai sifat seperti kekuatan, keawetan dan juga kemampuan untuk ditempa, lalu dibentuk dalam berbagai bentuk.

Baca Juga : Proses Pembuatan Baja

Adapun bahan ini bisa dijumpai dalam bentuk bijih di bawah tanah dan lalu diproses menjadi besi kasar, diolah menjadi baja sebagai produk akhir, besi cor dan bahan yang lainnya.

Sejatinya, besi dan baja merupakan bahan logam yang kerap digunakan dalam industri dan konstruksi bangunan.

Perbedaan Logam dan Besi

1. Kekuatan dan Keawetan

Kekuatan logam lebih kuat ketimbang besi sebab mempunyai struktur kristal yang tapat dan terdiri dari unsur tambahan lain sehingga meningkat tingkat kekuatannya.

Baja adalah logam yang lebih kuat daripada besi dan baja merupakan logam yang terdiri atas besi, karbon, atau unsur lain semisal mangan, silikon, dan kromium.

Baja mempunyai kekuatan yang bergantung pada jumlah karbon dan unsur lain yang ada di dalamnya dan bisa disesuaikan sesuai kebutuhan.

Kemudian, logam pun lebih awet ketimbang besi sebab tingkat kekuatannya lebih tinggi, namun dalam penggunaanya besi pun cukup awet dan tahan terhadap benturan.

Baca Juga : Apa Kegunaan Bijih Besi dalam Kehidupan Sehari-hari

2. Pembentukan struktur

Besi adalah unsur kimia tunggal dengan simbol Fe, dan logam sendiri mempunyai beberapa unsur sebab logam terdiri atas struktur, sifat fisik, dan sifat kimia yang lebih banyak jika dibandingkan besi.

3. Pengelompokan jenis logam dan besi

Yang membedakan logam dan besi ada pada pengelompokannya dan terbagi menjadi empat yakni logam berat, logam ringan, logam tahan api, dan logam mulia.

Kemudian logam berat sendiri berasal dari logam secara keseluruhan, seperti nikel,besi, timah, tembaga, dan yang lainnya.

Sementara itu, logam ringan dibentuk dari

logam, tetapi tidak seluruhnya seperti magnesium dan aluminium. Untuk jenis logam tahan api ini merupakan jenis logam yang bisa menahan suhu tertentu dan tidak dapat terbakar semisal Titanium dan Zirkonium.

Di sisi lain, logam mulia kerap digunakan sebagai perhiasan atau peralatan lain dan mempunyai harga yang lumayan mahal semisal emas dan perak.

Besi dibagi menjadi dua jenis yaitu besi tempa dan besi cor. Untuk besi tempa merupakan jenis besi yang cara pembuatannya adalah dengan memanaskan besi kasar lalu dipukul-pukul dengan palu sampai mempunyai bentuk yang diinginkan, sedangkan besi cor ini terbentuk melalui proses cor dalam sebuah cetakan yang telah dibentuk.

4. Tahan terhadap Korosi

Logam dan besi juga mempunyai ketahanan terhadap korosi masing-masing. Ketahanan korosi merupakan kemampuan dari sebuah logam yang tidak teroksidasi atau terkorosi sebab reaksinya terhadap oksigen dan air.

Sementara itu, logam seperti stainless steel mempunyai sifat tahan terhadap korosi yang baik sebab terdapat unsur tambahan seperti kromium dan nikel yang membentuk lapisan oksida guna melindungi permukaan logam dari korosi.

Kemudian, besi lebih gampang teroksidasi dan mempunyai tingkat tahan terhadap korosi yang rendah. Akan tetapi, besi bisa dilapisi dengan

lapisan logam lain seperti seng atau kromium untuk memberikan perlindungan lebih terhadap korosi.

Baca Juga : Penjelasan Titik Lebur

5. Titik Leleh

Pengertian titik leleh merupakan suhu dimana suatu bahan logam bisa meleleh dan bentuknya berubah menjadi padat lalu mencair.

Pada umumnya, logam mempunyai titik leleh yang lebih tinggi ketimbang besi sebab struktur kristalnya lebih padat dan kuat.

Kemudian logam pun mempunyai struktur kristal yang padat dan membutuhkan energi panas lebih tinggi supaya bisa meleleh dan titik lelehnya pun lebih tinggi ketimbang besi.

6. Sifat Magnetik

Besi adalah logam yang mempunyai sifat magnetik dan hal ini lantaran ada aktivitas magnetik yang terbentuk dalam atom besi dalam medan magnet itu.

Besi pun mempunyai kemampuan untuk menarik benda logam lain layaknya magnet, namun sebaliknya tidak semua jenis logam mempunyai sifat magnetik. Dimana perbedaan logam dan besi ini terlihat pada struktur dan sifat mereka.

Kemudian, untuk jenis logam seperti aluminium, tembaga, dan perak tidak mempunyai sifat magnetik yang mana sifat ini disebabkan oleh struktur atomik atau sifat-sifat fisik dari material tersebut.

7. Fungsi Logam dan Besi

Letak perbedaan logam dan besi berikutnya ada pada fungsi atau

kegunaanya. Untuk besi sebagai bahan konstruksi umumnya lebih sering dipakau dalam pemakaian di bidang konstruksi dan manufaktur sebab tingkat kekuatannya yang tinggi dan tahan lama.

Besi mempunyai kekuatan yang mana berasal dari fisiknya yang kuat dan keras. Maka dari itu, besi biasanya dipakai dalam pembangunan struktur yang membutuhkan dukungan dan ketahanan yang tinggi semisal pembuatan pagar, pintu, jendela, dan kerangka bangunan.

Sementara itu, logam seperti aluminium dan tembaga yang dipakau dalam industri elektronik sebab sifatnya yang ringan dan tahan terhadap korosi. Di sisi lain, logam seperti titanium dipakai dalam pembuatan alat pemadam api sebab tahan terhadap api.

8. Harga

Perbedaan logam dan besi juga ada pada harganya yang mana dipengaruhi oleh banyak faktor mulai dari komposisi kimia, tersedianya permintaan pasar dan lain sebagainya.

Pada umumnya, harga logam memang lebih mahal ketimbang besi murni dan ini tergantung dari jenis logam apa yang dibandingkan.

9. Kemampuan Pengelasan

Sejatinya logam mempunyai sifat fisik yang berbeda dan salah satunya ialah kemampuan untuk dilas.

Pada umumnya, logam mempunyai kemampuan lebih baik untuk dilas ketimbang besi dan hal ini bisa disebabkan akibat struktur kristal logam yang lebih rapat dan homogen.

Sementara itu, besi mempunyai struktur kristal yang kurang rapat atau lebih heterogen dan susah untuk dilas. Kemudian, proses pengelasan besi pun membutuhkan suhu yang sangat tinggi dan juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *