Di dalam dunia pembangunan atau konstruksi baja biasanya akan sangat dibutuhkan jenis besi baja untuk penyangga atau struktur konstruksi.

Adapun jenis besi baja yang umumnya dipakai dalam sebuah konstruksi bangunan itu diantaranya baja H beam, baja WF, baja CNP, baja UNP, baja hollow, plat baja dan masih banyak lagi lainnya.

Kemudian, dari beberapa macam besi baja tersebut diantaranya yang paling sering digunakan untuk konstruksi yakni baja h beam dan baja WF.

Perbedaan besi wf beam dan h beam

Penjelasan Lengkap Perbedaan besi wf beam dan h beam

Dalam penggunaanya besi baja ini digunakan dalam konstruksi pembangunan jembatan ataupun infrastruktur lainnya sebab mempunyai kekuatan dan daya tahan terhadap segala kondisi seperti cuaca hujan misalnya.

Oleh karena itu, perlu diketahui apa itu perbedaan besi wf beam dan h beam di dalam sebuah konstruksi sebuah bangunan.

1. Dimensi ukuran

Dilihat dari bentuknya, besi h beam dan WF ini mungkin sekilas sama atau bahkan sulit untuk dibedakan. Maka dari itu, jika ingin membedakan besi h beam dan WF ini jangan dilihat secara tampilannya saja.

Namun, perbedaan antara kedua jenis baja tersebut ada pada fisik besi h beam dan WF jika diukur dengan menggunakan alat ukur baku. Akan lebih mudah terlihat perbedaannya terutama pada ukuran dimensinya.

Adapun besi h beam ini mempunyai lebar dan sayap yang serupa menyerupai huruf H sesuai dengan namanya. Sementara itu, besi WF (wide flange) ini memiliki sayap yang lebih lebar dan hanya dapat kita ketahui dengan cara melihar tabel dimensi ukuran besi h beam dan WF.

Seperti misalnya, besi h beam ini mempunyai dimensi ukuran 400 mm x 400 mm, dan dimensi ukuran besi wf 400 mm x 200 mm.

Baca Juga : Daftar Harga Besi Surabaya Murah

2. Popularitas

Kemudian, perbedaan antara besi h beam dan WF dalam sebuah konstruksi baja berat bisa dilihat dari popularitas kedua jenis besi tersebut. Yang dimaksud dengan popularitas di sini adalah jenis besi mana yang sering diminati oleh masyarakat dalam penggunaan proyeknya.

Namun, pada umumnya dalam sebuah konstruksi bangunan yang sering digunakan adalah di negara kita khususnya adalah jenis besi WF.

Pasalnya, besi WF ini lebih sering ditemukan di toko bangunan daripada besi h beam. Selain itu, masyarakat juga lebih menyukai penggunaan besi WF dibandingkan dengan h beam karena besi jenis ini dimensi ukurannya juga lebih besar.

Lalu, besi WF juga sering digunakan dalam konstruksi bangunan dari skala kecil ringan sebab dalam proses pembangunanya lebih cepat apabila dibandingkan dengan kayu.

3. Fungsi baja h beam dan baja wf

Secara lebih spesifik, fungsi daripada besi h beam dan WF ini memang berbeda.
Oleh karena itu, masyarakat pun lebih cenderung untuk memilih besi WF dalam sebuah konstruksi bangunan seperti rumah, kos-kosan, villa dan kontrakan yang lainnya.

Kemudian, besi WF juga sering digunakan karena memiliki ketahanan yang lebih kuat dimana besi jenis ini sanggup menahan beban dan daya tarik terhadap beban itu.

Selanjutnya, besi WF juga bisa digunakan sebagai kerangka bangunan baik sebagai tiang penyangga ataupun pembuatan kerangka atapnya.

Sementara itu, besi h beam ini juga mempunyai ukuran dimensi yang sama besar pada bagian sayap atau kupingnya. Maka tak heran apabila besi ini lebih banyak digunakan dalam struktur konstruksi atau kerangka bangunan yang berat seperti pembuatan jalan, jembatan, gedung bertingkat atau yang lainnya.

4. Kekuatan

Selain itu, apabila kita lihat dari segi daya kekuatannya, besi h beam ini memang mempunyai ukuran dimensi yang lebih besar dan tekstur besi yang lebih padat.

Oleh karena itu, besi jenis h beam ini karena daya kekuatannya ini sehingga banyak digunakan dalam struktur konstruksi pembangunan jalan, jembatan dan gedung-gedung bertingkat besar.

Lain halnya dengan besi WF yang mempunyai ukuran cenderung lebih ramping dibandingkan dengan h beam, sehingga WF ini lebih mampu menahan dan menarik beban berat.

Besi WF ini adalah pilihan yang tepat bagi pembuatan konstruksi bangunan yang tidak begitu berat seperti rumah, kos-kosan, villa atau bangunan lainnya.

Sebenarnya, baik besi WF dan h beam ini bahan dasarnya adalah logam baja, sehingga masing-masing mempunyai daya tahan kuat dan sanggup menopang sebuah bangunan secara kokoh.

Pasalnya, sebuah konstruksi bangunan yang menggunakan jenis baja berat ini akan lebih mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama hingga 10 tahun apabila dibandingkan dengan konstruksi bahan besi lainnya.

5. Kualitas

Dari segi kualitas pun dapat kita lihat bahwa besi h beam dan WF ini bergantung pada proses pembuatan atau produksinya. Pasalnya, besi baja yang mempunyai kualitas yang baik akan mengacu pada ukuran standar nasional dan menghasilkan produk elemen baja yang berkualitas.

Kemudian, dilihat dari kualitas fungsinya ini besi WF memang mempunyai kualitas yang bagus dan lebih umum digunakan dalam sebuah konstruksi bangunan dengan skala ringan seperti misalnya rumah.

Adapun alasannya karena besi WF lebih efisien dalam hal pemasangan dan tidak begitu membutuhkan perancah.

Sementara itu, besi h beam sendiri pun mempunyai kualitas yang bagus dan tingkat kepadatan yang lebih kuat. Maka tak heran, apabila besi h beam ini kerap digunakan dalam sebuah konstruksi bangunan dengan skala yang lebih besar seperti misalnya pembuatan jembatan, konstruksi jalan, gedung bertingkat hingga bangunan lainnya.

6. Proses pembuatan baja h beam dan baja wf

Dalam proses pembuatannya baik besi h beam ataupun besi WF ini sejatinya mengacu pada standar SNI yang telah diuji oleh BSN. Untuk besi h beam ini dalam proses pembuatannya berasal dari bahan dasar pelat yang kemudian di rangkai dan dilas.

Lalu, proses pembuatan besi WF ini pun dilakukan dengan cara hot rolled atau canai panas yang ada dengan satu lengkungan dan 2 lengkungan.

Kemudian, proses pembuatan yang berbeda inilah yang membuat hasil produksi dari kedua jenis besi yakni h beam dan WF ini mempunyai kepadatan yang berbeda satu sama lain.

Pasalnya, besi WF ini dibuat dari proses hot rolled atau kerapkali disebut dengan baja hitam yang mana bentuknya mirip dengan lembaran baja yang dirol atau digulung dalam suhu yang panas atau tinggi.

Nantinya, gulungan baja itu akan dipotong dengan pola besi WF dan lalu dibentuk dengan menggunakan bantuan mesin.

Sama halnya dengan besi h beam yang dalam proses pembuatannya ini biasanya menggunakan alat bantuan berupa mesin juga.

berikut ini Perbedaan besi wf beam dan h beam yang bisa anda pahami. bisa hubungi kami jika ingin beli besi di suluruh Surabaya Sidoarjo Gresik

Anda yang sedang mencari besi murah kebetulan kami jual besi surabaya dari berbagai model.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *